Bertakwa, Berbudi Mulia, Berprestasi, Berwawasan Kebangsaan dan Lingkungan

Sampah Plastik: Antara Memanfaatkan dan Menguranginya


Ada dua hal yang menjadi alternatif bagi penanganan sampah plastik, yakni pemanfaatan dan pengurangan penggunaan barang berbahan plastik.

Penanganan pertama adalah pemanfaatan sampah plastik yang salah satunya adalah untuk ekobrik. Cara ini tentu masih sangat relevan untuk digunakan saat ini. Hal ini karena kita belum sepenuhnya bisa menghentikan sama sekali aktivitas yang menghasilkan sampah plastik. Penelitian kecil kecilan yang dilakukan oleh tim KIR Spenmabet bahwa sampah plastik di lingkungan sekolah dihasilkan dari: bungkus permen, cilok, snack, bakso, nasi goreng, botol dan gelas plastik, dan jajanan lainnya. Dalam sehari dapat dibuat ekobrik botol ukuran 600 ml sekitar 12 botol dari sampah plastik di lingkungan sekolah spenmabet.

Cara yang kedua adalah mengurangi penggunaan barang yang menghasilkan sampah plastik. Hal itu dilatar belakangi oleh jumlah sampah plastik yang semakin mengkhawatirkan karena sifatnya yang sangat sulit terdegradasi. Sekarang semakin ramai kesadaran untuk semaksimal mungkin tidak menggunakan plastik sekali pakai dalam kegiatan sehari hari. Misalnya siswa membawa piring sendiri dari rumah untuk membeli jajan di sekolah. Juga siswa membawa gelas sendiri untuk membeli es atau minuman lainnya.

Namun demikian semua itu akan sulit terwujud jika belum ada kesadaran dari kita semua. Oleh sebab itu perlu kiranya kita mulai dari diri sendiri, dari hal yang kecil, dan mulai saat ini. Sebagaimana konsep perubahan diri dari KH Abdullah Gymnastiar, yakni 3 M. (AP)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat Datang

Selamat Datang
Jadikan website ini sebagai ajang berbagi informasi bagi masyarakat serta silaturahmi khususnya bagi warga SMP N 5 Mrebet

Paling Banyak Dibaca

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

Pengikut